Sabtu, 22 Mei 2021

5 Obat herbal untuk meredakan asam urat

Duh asam urat naik lagi! Ini 5 obat herbal untuk asam urat yang bisa dibuat sendiri di rumah.  

Untuk sebagian orang pasti sudah tidak asing dengan asam urat. Maklum saja, asam urat merupakan salah satu penyakit yang umum di derita masyarakat tanah air. 

Penyakit asam urat bisa menyerang laki-laki dan perempuan. Salah satu gejala yang umum dirasakan penderita asam urat adalah rasa nyeri di salah satu bagian tubuh seperti jempol kaki. 

Mengutip dari buku berjudul Tumbuhan Sakti Atasi Asam Urat, karya dr. Setiawan Dalimartha, dr. Felix Adrian Dalimartha, BMedSc, penyakit asam urat muncul karena adanya peningkatan produksi dan terganggunya proses pembuangan asam urat di dalam tubuh. 

Meningkatnya produksi asam urat di dalam tubuh dipicu oleh sejumlah faktor salah satunya adalah konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi.

Sekedar info, beberapa makanan yang mengandung purin tinggi adalah daging, jeroan, kacang tanah, buncis, brokoli, bayam, kerang, dan keju. 
 
Penyakit asam urat harus segera ditangani. Umumnya, penderita asam urat mengonsumsi obat dari dokter untuk mengobati penyakitnya. 

Namun, tidak sedikit orang yang memilih mengonsumsi obat herbal untuk menurunkan kadar asam urat yang naik. 

Obat herbal asam urat 

Belakangan obat herbal tengah naik daun dan banyak dikonsumsi masyarakat. Salah satu sebabnya, obat herbal dianggap lebih aman dan minim efek samping. Selain itu, obat herbal bisa dibuat sendiri di rumah.

Anda penderita asam urat? 

Ada cukup banyak jenis obat herbal yang memiliki manfaat sebagai obat asam urat. Bahan obat herbal asam urat pun terbilang cukup mudah ditemukan. 

Berikut obat herbal yang efektif mengobati penyakit asam urat. 

1. Daun kumis kucing 

Tanaman kumis kucing terkenal karena bunganya yang cantik. Selain indah, kumis kucing merupakan tanaman yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. 

Salah satunya, kumis kucing jadi obat herbal yang ampuh menyembuhkan sejumlah penyakit salah satunya asam urat.

Ada cara khusus untuk mengolah kumis kucing sebagai obat asam urat, berikut panduannya. 

Bahan 

  • Daun kumis kucing kering 10 gram 
  • Meniran kering 10 gram 
  • Sawi tanah kering 10 gram 
  • Jahe merah kering 15 gram 
  • Kapulaga kering 10 gram

Anda cuci lalu rebus semua bahan tersebut ke dalam satu liter air. Anda rebus sampai air mendidih dan menyisakan 500 ml. Anda minum air rebusan tersebut tiga kali sehari.

2. Daun salam 

Daun salam tenar di kalangan ibu rumah tangga yang hobi memasak. Sebab, daun salam banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bumbu dapur. 

Faktanya, daun salam tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu dapur tapi juga bisa jadi obat herbal yang bisa menurunkan asam urat. 

Mengutip dari Grid.id, daun salam mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam folat yang baik untuk kesehatan tubuh.

Daun salam dipercaya ampuh menurunkan asam urat tinggi. Namun, penderita asam urat tidak bisa mengonsumsinya secara sembarangan. 

Sebab, ada cara terbaik mengolah daun salam agar ampuh menurunkan asam urat tinggi. Berikut bahan dan cara mengolah daun salam sebagai obat asam urat. 

Bahan: 

  • 10-25 lembar daun salam 
  • tiga gelas air. 

Anda cuci daun salam dengan air mengalir sampai bersih. Lalu, Anda rebus daun salam di dalam air mendidih hingga menyisahkan satu gelas air. 

Anda bagi dua air rebusan daun salam tersebut. Anda minum air rebusan daun salam itu sebanyak dua kali sehari. 

3. Kayu manis 

 Mengutip Jurnal Fitofarmaka Indonesia Vol.5 No. 1, kayu manis mengandung segudang senyawa aktif. 

Ekstrak kulit batang kayu manis mengandung tanin dan flavonoid. Senyawa aktif tersebutlah yang berperan menghambat produksi asam urat dalam tubuh. 

Obat herbal kayu manis untuk obat asam urat bisa Anda buat sendiri di rumah. Berikut bahan dan cara membuat obat herbal kayu manis sebagai obat asam urat yang dikutip dari buku berjudul Tumbuhan Obat dan Khasiatnya 2. 

Bahan 

  • Kayu manis 1 jari 
  • Jahe merah 15 gram 
  • Kapulaga 5 butir 
  • Bunga cengkeh 5 gram 
  • Daun sosor bebek 4  lembar 
  • Air 600 ml 

Anda masukkan seluruh bahan tersebut ke dalam air lalu rebus sampai mendidih dan menyisahkan air sekitar 300 ml. Anda minum obat herbal tersebut satu kali sehari selagi hangat. 

4. Seledri 

Banyak orang mengenal seledri sebagai bumbu masakan. Namun, siapa sangka seledri ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. 

Salah satu kehebatan seledri di dunia kesehatan adalah ampuh mengobati penyakit asam urat. 

Asal tahu saja, seledri mengandung banyak zat yang bermanfaat seperti Apigen, Phthalides, Matinol dan apiin yang bersifat diuretik (mengeluarkan kelebihan garam dan cairan dari dalam tubuh). Selain itu, seledri juga mengandung Fitosterol, Magnesium dan zat lainnya. 

Penderita asam urat tidak boleh asal mengonsumsi seledri untuk meredakan penyakitnya. Sebab, ada cara dan takaran khusus saat mengonsumsi seledri sebagai obat herbal asam urat. 

Mengutip dari Solusi Tepat Brantas Asam Urat karya Kurnia. D 2009, berikut bahan dan cara mengonsumsi seledri sebagai obat herbal asam urat. 

Bahan 

  • Seledri  60 Gram (daun dan batang)
  • Air  200 cc

Anda cuci bersih seledri tersebut kemudian dipotong kecil-kecil. Setelah itu, Anda rebus seledri sampai menyisahkan air 100 cc. Anda minum air rebusan seledri tersebut dua kali sehari selama dua minggu. 

5. Daun mangga 

Daun mangga rupanya bukanlah daun sembarang daun. Daun mangga memiliki manfaat sebagai obat herbal untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit. 

Mengutip dari Tribunnews.com, daun mangga mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, fenol, dan flavonoid.

Melansir dari Grid.id, daun mangga dipercaya efektif menurunkan kadar asam urat tinggi. Daun mangga mengandung pelarut purin yang bisa mengurangi kristal asam urat dalam tubuh. 

Untuk merasakan manfaat daun mangga sebagai obat herbal asam urat, Anda cukup menyiapkan beberapa bahan di bawah ini. 

  • Daun mangga muda (berwarna hijau) 5 lembar 
  • Air 250 cc 

Anda cuci daun mangga sampai bersih. Lalu, Anda rebus daun mangga sampai mendidih dan daun berubah menjadi warna coklat. 

Anda minum air rebusan daun mangga dua kali sehari selagi hangat. 

Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat herbal untuk mengobati penyakit asam urat. 

Bila tidak ingin asam urat kumat lagi, Anda sebaiknya mulai menjalankan pola hidup sehat dan menghindari konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. 

Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/5-obat-herbal-untuk-meredakan-asam-urat

3 Infused water yang bermanfaat sebagai obat herbal untuk asam urat

Asam urat naik lagi? Ini infused water yang bermanfaat sebagai obat herbal untuk asam urat. 

Asam urat merupakan penyakit yang umum diderita masyarakat tanah air. Asam urat bisa menyerang laki-laki dan perempuan.

Mengutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan, umumnya penyakit asam urat mulai menyerang seseorang saat menginjak usia 30 tahun. 

Seseorang menderita asam urat karena adanya peningkatan produksi asam urat dalam tubuh. Sehingga, asam urat menumpuk dan mengendap di dalam sendi-sendi. 

Hal ini menyebabkan seseorang merasa nyeri sendi di bagian tertentu. Umumnya, penderita asam urat menderita nyeri di bagian jempol kaki. 

Penderita pasti merasa tidak nyaman dan sulit beraktivitas saat asam urat kambuh. 

Asal tahu saja, penyakit asam urat dipicu oleh sejumlah faktor salah satunya adalah mengonsumsi makanan mengandung purin tinggi secara berlebihan. 

Mengutip dari situs Kompas.com, beberapa jenis makanan yang mengandung purin tinggi adalah jeroan, otak sapi, kembang kol, dan hati sapi. 

Umumya, penderita minum obat resep dokter untuk menurunkan kadar asam urat. Opsi lainnya, penderita asam urat juga bisa minum obat herbal untuk mengobati penyakitnya. 

Mengutip dari buku berjudul Variasi Favorit Infused Water Berkhasiat karya Desty Ervira Puspaningtyas, S.Gz., Yunita Indah Prasetyaningrum, S.Gz, asam urat juga bisa diredakan dengan minum infused water yang dicampur dengan buah-buahan penurun asam urat. 

Infused water sebagai obat herbal untuk asam urat 

Infused water bukanlah air sembarang air. Infused water mengandung vitamin, nutrisi, dan mineral yang baik untuk tubuh. 

Infused water yang dibuat dengan buah-buahan tertentu bermanfaat sebagai obat herbal. Minuman segar ini bisa jadi solusi untuk Anda yang enggan minum obat kimia. 

Berikut infused water yang efektif mengobati asam urat Anda. 

1. Infused water jeruk nipis  

Jeruk nipis kaya akan vitamin C. Selain itu, jeruk nipis juga mengandung asam sitrat yang berperan melarutkan asam urat melalui urine. 

Selain itu infused water jeruk nipis juga bermanfaat menurunkan berat badan, menjaga kesehatan saluran pencernaan, meluruhkan batu empedu, dan menurunkan kadar kolesterol. 

Cara membuat infused water jeruk nipis cukup mudah, berikut badan dan cara membuatnya. 

Bahan 

  • Jeruk nipis 60 gram 
  • Air matang 500 ml 

Cara membuat 

Anda cuci bersih jeruk nipis lalu potong bentuk bulat. Setelah itu Anda masukkan jeruk nipis dan air di dalam botol tertutup. 

Anda simpan botol air jeruk nipis di dalam kulkas sekitar 4-5 jam. Setelah itu Anda minum dan habiskan dalam satu hari. 

2. Infused water ceri 

Buah ceri segar dipercaya baik untuk dikonsumsi para penderita asam urat. BUah ceri segar mengandung antosianin yang bermanfaat mengobati asam urat sekaligus menurunkan kadar gula darah. 

Alih-alih dikonsumsi secara langsung, Anda bisa membuat infused water ceri untuk mengobati asam urat. 

Cara membuat infused water ceri sebagai obat herbal asam urat cukup mudah, beriku panduannya. 

Bahan 

  • Ceri segar 80 gram 
  • Air matang 500 ml 

Cara membuatnya 

Anda cuci bersih buah ceri lalu belah menjadi dua. Setelah itu, Anda masukkan buah ceri dan air ke dalam botol tertutup. 

Anda simpan air bercampur buah ceri di dalam kulkas selama 4-5 jam. Setelah itu, Anda bisa langsung minum dan memakan buah ceri yang ada di dalamnya. 

3. Infused water serai 

Serai mengandung geraniol, sitronelol, citranelal, citral geraniol, eugenol, limonene. Kandungan zat tersebut membuat serai efektif dijadikan obat penurun kolesterol. 

Selain itu, serai bersifat detoksifikasi alias melancarkan pencernaan serta peluruh asam urat. 

Alih-alih direbus, para penderita asam urat bisa mengolah serai menjadi infused water. 

Cara membuat infused water serai cukup mudah, berikut panduannya. 

Bahan 

  • Serai 2 batang atau 200 gram 
  • Air 500 ml

Cara membuat 

Anda cuci serai sampai bersih lalu masukkan ke dalam air di botol tertutup. Anda letakkan air dan serai tersebut selama empat sampai lima jam di dalam kulkas. 

Setelah dingin, Anda bisa minum infused water serai.

Bila tidak ingin asam urat kumat lagi, Anda sebaiknya menghindari konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi. Selain itu, Anda harus menjalankan pola hidup sehat. 

Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/3-infused-water-yang-bermanfaat-sebagai-obat-herbal-untuk-asam-urat

Ini 4 tahapan gejala asam urat sesuai tingkat keparahannya

Jika Anda mengalami gejala nyeri sendi, terutama di bagian jempol kaki, itu adalah gejala yang identik dengan gout atau penyakit asam urat. 

Nyeri sendi tersebut disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat. Jika kadar asam urat dalam darah melebihi ambang normal, maka asam urat ini akan masuk ke organ-organ tubuh khususnya ke dalam sendi.

Selain jempol kaki, nyeri sendi akibat asam urat juga biasa timbul di pangkal jari-jari kaki, pergelangan kaki, dan kadang-kadang juga menyerang sendi lutut, tangan, siku, atau bahu. 

Melansir Buku Resep Mudah Tetap Sehat (2009) oleh Dr. Handrawan Nadesul, kadar asam urat tinggi dalam darah (hiperurisemia) secara garis besar bisa terjadi karena tiga hal, yakni: - Metabolisme protein dalam tubuh terganggu 

- Kemampuan ginjal membuang asam urat yang berlebih dalam darah sudah menurun 

- Kelewat banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi 

Gangguan dalam metabolisme protein terletak pada unsur purin. Ada faktor genetik yang menjadikan metabolisme purin pada seseorang bisa terganggung. Maka dari itu, setiap sumber makanan yang mengandung purin tinggi perlu dipantang oleh penderita asam urat. 

Namun, tidak semua orang dengan asam urat tinggi dalam darah pasti terkena penyakit asam urat atau juga bisa disebut pirai. Meski demikian, lebih dari 95% kasus gout memang dilaporkan memiliki kadar asam urat di atas normal. 

Terkait hal ini, Anda kiranya perlu memahami soal tahapan gejala penyakit asam urat yang perlu diwaspadai. 

Tahapan gejala penyakit asam urat Melansir Buku Asam Urat (2009) oleh dr. Nyoman Kertia, Sp.PD-KR, penyakit sendi akibat asam urat bisa termasuk penyakit akut dan bisa juga digolongkan sebagai penyakit kronis. Hal itu dikarenakan, penyakit asam urat memiliki tahapan gejala yang disesuikan dengan tingkat keparahannya. 

Berikut ini adalah 4 tahapan gejala asam urat yang bisa terjadi: 

1. Hiperurisemia asimtomatik 

Pada tahap ini, seseorang terbukti memiliki kadar asam urat tinggi atau sudah melebihi normal, tetapi belum menimbulkan gejala penyakit sama sekali. Meski demikian, kadar asam urat dalam darah yang tinggi ini patut diwaspadai karena bisa menyebabkan terbentuknya kristal urat di sendi-sendi. 

2. Pirai akut 

Pirai akut adalah fase akut dari penyakit asam urat, yakni timbul gejala-gejala nyeri sendi yang hebat, sendi tampak bengkak, merah, panas, kaku atau sulit digerakan, dan kadang badan terasa demam. 

3.Pirai interkritikal

Pirai interkritikal adalah fase setelah suatu serangan pirai akut, saat seorang penderita asam urat tidak merasakan gejala sama sekali. Pada tahap ini, penyakit asam urat terasa sembuh, sehingga sering para penderita asam urat tidak mau lagi melakukan diet yang ketat dan tidak mau minum obat asam urat. 

Bahkan, pada fase ini, beberapa penderita asam urat tidak akan merasa nyeri di sendinya meski dipakai untuk berolahraga berat. 

4. Pirai kronis bertofus 

Pirai kronis bertofus adalah fase penyakit asam urat yang sudah kronis. Di mana, pada tahap ini didapatkan benjolan-benjolan di sekitar sendi, telinga, atau kelopak mata yang disebut tofus. 

Kondisi ini terjadi karena tahap pirai akut dan tahap interkritikal pada umumnya terjadi silih berganti. Artinya, seorang penderita asam urat akan mengalami nyeri sendi yang berulang kali atau kambuh-kambuhan yang akan diakhiri oleh tahap pirai kronis bertofus. 

Pada tahap pirai kronis bertofus, penderita asam urat pada umumnya akan kesakitan terus bahkan bisa mulai dtemukan komplikasi pada ginjal, jantung, dan organ lainnya. 

Setelah mengetahui tahapan gejala asam urat ini, siapa saja kiranya perlu mewaspadai penyakit asam urat sedini mungkin. Pemeriksaan atau tes kadar asam urat secara rutin adalah langkah awal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya nyeri sendi akibat hiperurisemia yang bisa berlanjut pada munculnya tofus. 

Bahkan, pada pemeriksaan asam urat yang normal, seseorang bisa saja mengeluh nyeri sendi. Hal itu dikarenakan, saja asam urat dalam darah orang tersebut mungkin saja pernah tinggi dan sudah terlanjut masuk ke dalam sendi. 

Jadi, itulah pentingnya menurunkan kadar asam darah ketika sudah diketahui tinggi agar tidak masuk ke sendi atau masuk ke organ-organ lain, meskipun belum ada gejala sama sekali.

Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/ini-4-tahapan-gejala-asam-urat-sesuai-tingkat-keparahannya?page=4

Rasa nyeri akibat asam urat sangat mengganggu, redakan dengan 6 cara ini

Terkadang, penderita asam urat akan merasakan serangan nyeri yang bisa menyebabkan rasa sakit dan tak nyaman. Dilansir dari WebMD, kondisi saat penyakit asam urat kumat dikenal dengan artritis gout. 

Tanda gejala asam urat dimulai dengan rasa panas, gatal, atau kesemutan di persendian satu atau dua jam sebelum serangan penyakit datang. Setelah itu baru penderita merasakan nyeri asam urat di bagian sendi.

Rasa sakitnya sesekali sampai membuat kulit bagian luar sendi kemerahan dan bengkak. Rasa nyeri serangan asam urat ini umumnya terjadi di pangkal jempol kaki. Namun, terkadang juga bisa menyerang siku, lutut, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan punggung kaki. 

Gejala asam urat yang dirasakan penderitanya ini tak jarang berlangsung dalam hitungan hari sampai minggu. Kondisi nyeri paling parah umumnya terjadi di dua hari pertama. Dalam kondisi ini, aktivitas penderita bisa terganggu. 

Berikut beberapa cara menghilangkan nyeri asam urat dengan cepat yang bisa dijajal di rumah: 

1. Minum obat pereda rasa sakit 

Melansir Arthritis Health, pertolongan pertama cara mengatasi asam urat pada kaki atau tangan adalah minum obat pereda nyeri antiperadangan nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen atau naproxen. Hindari aspirin atau obat pereda rasa sakit yang mengandung asam asetilsalisilat yang bisa memperburuk gejala asam urat. 

Hal yang perlu diingat, obat NSAID punya efek samping dapat meningkatkan tekanan darah. Jadi, selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Apabila obat pereda rasa sakit yang dijual bebas di toko obat atau apotek tak mempan, konsumsi obat asam urat dari dokter. 

Penderita asam urat yang sudah mendapatkan penanganan medis biasanya diberi resep obat untuk mengatasi serangan nyeri asam urat. Terutama jika penderita pernah terkena serangan nyeri asam urat Salah satu obat yang jamak diresepkan dokter untuk mengatasi nyeri asam urat adalah jenis kortikosteroid. 

Namun, konsumsi obat ini perlu pengawasan dokter karena memiliki efek samping sakit perut, terutama jika diminum lebih dari beberapa hari.

2. Kompres es batu

Cara menghilangkan nyeri asam urat dengan cepat secara alami yang dapat dijajal adalah kompres dengan es batu. Terapi dingin ini dapat mengurangi rasa sakit secara signifikan. Efek dingin dapat mengurangi peradangan sekaligus menghilangkan sinyal rasa nyeri. 

Lakukan kompres es batu setiap 10 sampai 20 menit sekali untuk meringankan gejala penyakit. 

Menyangga sendi yang paling merasakan imbas serangan nyeri asam urat dapat meredakan tekanan sekaligus mengurangi rasa sakit. Jika bagian jempol kaki yang terasa nyeri, naikkan seluruh bagian sendi sampai kaki agar posisinya bisa lebih tinggi. 

Anda bisa menggunakan bantal, bangku, atau ganjalan lain yang terasa nyaman dan dapat mengurangi bengkak. 

4. Istirahatkan sendi

Melansir Arthritis Foundation, cara menghilangkan nyeri asam urat dengan cepat lainnya yakni mengistirahatkan sendi sampai rasa sakitnya hilang. Jika Anda menggunakan sepatu atau alas kaki yang kurang nyaman, coba lepaskan dan telanjang kaki. 

Anda juga bisa menggunakan sendal santai sehingga kaki dalam posisi rileks untuk sementara waktu. Selain itu, jika kepepet perlu berjalan kaki saat penyakit asam urat kambuh, gunakan tongkat untuk mengurangi tekanan pada sendi yang sakit.

Cara mengatasi asam urat pada kaki atau tangan juga perlu dukungan cairan yang cukup. Untuk itu, penderita yang mengalami serangan nyeri asam urat perlu minum air putih setidaknya delapan gelas per hari. Minum banyak air putih dapat membantu mengeluarkan asam urat dari dalam tubuh. 

Selama penyakit kumat, hindari alkohol dan minuman manis yang dapat memperparah gejala asam urat. 

6. Redakan stres

Cara menghilangkan nyeri asam urat dengan cepat juga perlu dukungan pikiran yang rileks. Stres dapat memperburuk gejala asam urat karena membuat rasa sakit semakin kentara. 

Untuk itu, saat penyakit kambuh upayakan untuk melakukan aktivitas yang bisa membuat pikiran santai seperti menonton film, berbincang dengan teman baik, membaca buku, mendengarkan musik, dll. Jika berbagai cara menghilangkan nyeri asam urat di atas sudah dicoba tapi penyakit semakin parah, segera konsultasikan ke dokter. 

Dokter biasanya merekomendasikan penderita disuntik obat asam urat kortikosteroid di bagian sendi yang sakit. Selain itu, pastikan penderita menjalani diet rendah purin dengan menghindari pantangan seperti kerang, daging merah, jeroan, sampai makanan dan minuman manis. 

Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/rasa-nyeri-akibat-asam-urat-sangat-mengganggu-redakan-dengan-6-cara-ini?page=4

Ini makanan yang baik dan buruk untuk dikonsumsi para penderita asam urat

Asam urat bisa menyerang siapa saja. Anda termasuk penderita asam urat? Ini makanan yang baik dan buruk dikonsumsi penderita asam urat.

Masyarakat tanah air pasti sudah tidak asing dengan asam urat. Maklum saja, asam urat merupakan salah satu penyakit yang umum diderita masyarakat. 

Sekedar info, penyakit asam urat muncul ketika adanya pengkristalan asam urat di dalam persendian. Efeknya, penderita akan merasakan nyeri hebat di area persendian tertentu saat kadar asam urat naik. 

Asam urat adalah penyakit yang gampang-gampang susah untuk dikendalikan. Masalahnya, bila tidak segera diatasi, kadar asam urat yang tinggi dalam darah bisa menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih serius, mulai dari rasa nyeri di persendian (artritis gout), kerusakan tulang dan persendian, hingga penyakit ginjal dan jantung. 

Melansir artikel Healthline, 26 Desember 2017, makanan memiliki peran penting dalam mengontrol kadar asam urat. 

Makanan yang memicu kenaikan asam urat biasanya memiliki kandungan purin tinggi yang diolah oleh tubuh menjadi asam urat. 

Pada orang yang sehat, memakan makanan tinggi purin bukan masalah. Akan tetapi, orang dengan kadar asam urat yang tinggi biasanya kesulitan membuang asam urat yang berlebih di dalam tubuh. 

Bila Anda termasuk orang yang khawatir akan asam urat, berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari, direkomendasikan oleh pakar dan harus dijaga konsumsinya. 

Makanan yang harus dihindari penderita asam urat 

Makanan yang mengandung lebih dari 200 miligram purin per 100 gram harus dihindari oleh orang yang memiliki kadar asam urat tinggi. 

Selain itu, makanan bergula tinggi dan makanan berpurin menengah-tinggi juga harus dihindari karena bisa memicu rasa nyeri di persendian (artritis gout). 

Berikut makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat: 

  1. Jeroan, termasuk hati, ampela, ginjal dan otak 
  2.  Daging hewan buruan 
  3. Ikan-ikan tertentu, di antaranya makarel, tuna, sarden dan teri. 
  4. Makanan laut, seperti udang, kepiting dan scallop 
  5. Minuman bergula tinggi, khususnya soda dan jus buah 
  6. Gula tambahan, termasuk sirup jagung berfruktosa tinggi dan madu 
  7. Karbohidrat rafinasi, seperti roti putih, kue tar dan kukis 

Makanan yang dimakan secukupnya saja 

Selain jeroan, daging hewan buruan dan jenis-jenis ikan tertentu; penderita asam urat sebetulnya masih boleh memakan daging namun dalam jumlah terbatas, yakni sajian 115-170 gram beberapa kali per minggu. 

Pasalnya, daging ayam, sapi, babi dan kambing mengandung tingkat purin moderat (100-200 miligram per 100 gram). 

Jika ingin memakan ikan, pilihan yang direkomendasikan oleh ahli adalah salmon karena mengandung tingkat purin yang lebih rendah dari ikan-ikan lainnya. 

Makanan yang baik dikonsumsi penderita asam urat 

Nah, sebaliknya makanan yang rendah purin (kurang dari 100 miligram per 100 gram) sangat direkomendasikan untuk penderita asam urat tinggi. Makanan-makanan ini adalah: 

Buah-buahan umumnya baik untuk penderita asam urat tinggi dan artritis gout. Beberapa studi bahkan menunjukkan potensi buah ceri untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah dan meredakan peradangan. 

  1. Sayur-sayuran, termasuk kentang, kacang polong, jamur, terong dan sayuran hijau 
  2. Kacang-kacangan, termasuk lentil, kedelai, tahu dan tempe 
  3. Semua jenis kacang dan biji-bijian 
  4. Serealia utuh, termasuk beras merah, gandum dan barley 
  5. Semua produk susu umumnya aman untuk penderita asam urat, tetapi studi menunjukkan bahwa mengonsumsi susu rendah lemak bisa membantu penderita asam urat. 
  6. Telur 
  7. Kopi dan teh 
  8. Herba dan bumbu-bumbu 
  9. Minyak berbasis sayur, termasuk minyak canola, minyak kelapa dan minyak olive (Shierine Wangsa Wibawa) 
Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/rasa-nyeri-akibat-asam-urat-sangat-mengganggu-redakan-dengan-6-cara-ini

Punya gejala sama, kenali perbedaan nyeri sendi akibat asam urat dengan autoimun

Punya gejala sama, kenali perbedaan nyeri sendi akibat asam urat dengan autoimun

Ada gejala yang sama-sama dirasakan oleh penderita rematik asam urat dan autoimun. Yakni, rasa sakit yang menyerang persendian tubuh. 

Memiliki gejala yang sama, tak jarang membuat orang salah mengira. Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Nyoman Kertia menyampaikan pemaparan tentang hal-hal yang perlu diketahui masyarakat tentang penyakit rematik asam urat dan autoimun. 

"Kedua penyakit itu memang sama-sama menyerang persendian tubuh," paparnya. 

Prof. Nyoman menjelaskan bahwa rematik asam urat dan autoimun memiliki gejala yang berbeda. Ia menyatakan bahwa kedua penyakit itu memang sama-sama menyerang persendian tubuh, namun untuk rematik cenderung hanya menyerang sebagian persendian, umumnya di jari-jari kaki.

Sementara Autoimun menyerang lebih menyeluruh persendian di tubuh.

Penyebab dan penanganan asam urat 

Selain gejala, ia menjelaskan bahwa rematik asam urat disebabkan oleh beberapa faktor. 

Penyakit tersebut bisa disebabkan faktor dari dalam, yakni secara genetik dan akibat kondisi penyakit lain. Namun, bisa pula disebabkan dari luar yaitu dari pola konsumsi. 

“Penyakit yang menyerang persendian ini bisa diderita oleh seseorang yang sering mengonsumsi makanan mengandung purin. Hal itu seperti jeroan, otak, kacang-kacangan, kobis, kangkung, emping, durian, dan nanas,” terangnya. 

Sementara untuk Autoimun, Nyoman menyebut juga disebabkan faktor dari dalam, seperti etnis, genetik, dan gender (wanita lebih rawan).

Kemudian, faktor dari luar, yakni lingkungan (cahaya matahari, bahan kimia, dan infeksi virus atau bakteri). 

Untuk penanganannya, Nyoman mengungkapkan bahwa obat untuk kedua penyakit sudah ditemukan. Namun, untuk Autoimun memang cenderung lebih lama dan agak susah penyembuhannya, utamanya untuk jenis turunan lupus. 

“Rematik yang disebabkan oleh dampak penyakit lain lebih mudah diobati. Semisal kanker, maka kankernya diperbaiki maka akan sembuh dengan sendirinya,” terangnya. 

Meski tergolong penyakit umum, Nyoman memberikan sejumlah saran agar masyarakat terhindar dari penyakit tersebut. Untuk rematik, kata dia, usahakan untuk menghindari atau mengurangi konsumsi makanan yang mengandung purin tadi. 

Ia juga mengingatkan bahwa semakin gemuk seseorang, juga semakin naik risiko terkena rematik. Lalu, untuk Autoimun, ia mengingatkan agar tidak sering terkena infeksi, jangan stres, jangan terlalu capek dan cukup istirahat. 

Mengenai pola makan, ia menyebut bahwa sejauh ini belum ada penelitian atau temuan bahwa makanan tertentu bisa menyebabkan Autoimun.

Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/punya-gejala-sama-kenali-perbedaan-nyeri-sendi-akibat-asam-urat-dengan-autoimun

ini nilai kadar asam urat normal untuk laki-laki dan perempuan

Asam urat tinggi menimbulkan rasa nyeri dan bengkak di bagian tubuh tertentu. Ini nikai kadar asam urat normal untuk laki-laki dan perempuan.  

Asam urat merupakan senyawa alami sisa hasil metabolisme zat purin. Purin sendiri adalah molekul yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan bisa bersumber dari sejumlah bahan makanan. 

Dalam kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine. Asam urat baru akan menjadi masalah ketika menumpuk dalam darah dan tidak dapat dikeluarkan. 

Peningkatan kadar asam urat yang melebihi batas normal menjadi penyebab penyakit asam urat atau gout. 

Dalam istilah medis, kadar asam urat yang tinggi dalam darah dapat disebut sebagai hiperurisemia. 

Pada akhirnya, asam urat yang berlebih akan mengendap menjadi kristal urat dan masuk ke organ tubuh, khususnya ke dalam sendi. Kristal urat ini kemudian dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. 

Hal ini memicu sel-sel kekebalan (immune cells) untuk memusnahkannya. Munculnya sel-sel kekebalan akan menimbulkan reaksi radang atau inflamasi yang menyebabkan nyeri dan bengkak kemerahan. 

Untuk mengetahui apakah kadar asam urat Anda termasuk normal atau tinggi, Anda perlu menjalani tes medis di fasilitas kesehatan atau rumah sakit. 

Tes darah untuk mengecek kadar asam urat dikenal sebagai pengukuran serum asam urat. 

Selain mengetahui kadar asam urat dalam darah, tes ini juga dapat berguna untuk memberi tahu dokter seberapa baik kerja tubuh dalam memproduksi dan menghilangkan asam urat tersebut. 

Lalu, berapa kadar asam urat normal dalam darah? 

Kadar asam urat normal pada pria dan wanita berbeda

Melansir Buku Asam Urat (2011) oleh Dr. dr. Joewono Soeroso, Sp.PD-KR, M.Sc dan Hafid Alhristian, S.Ked, kadar asam urat normal pada setiap orang dapat berbeda, yakni tergantung usia, jenis kelamin, pola makan, dan kondisi kesehatan masing-masing. 

Namun, pada umumnya, kadar asam urat normal pada pria, yakni 7,0 mg/dL. Sedangkan, kadar asam urat normal pada wanita adalah 5,7 mg/dL. 

Di atas angka tersebut, seseorang bisa dikatakan mengalami hiperurisemia. Berikut ini insiden tahunan dari artritis (radang sendi) penyakit asam urat pada kadar usam urat tertentu: 

  • Kadar asam urat < 7,0 mg/dL memiliki insiden gout 0,1%-0,5% 
  • Kadar asam urat 7,0-8,9 mg/dL memiliki insiden gout 0,5%-1,2% 
  • Kadar asam urat ≥ 9 mg/dL memiliki insiden gout 4,9%-5,7% 

Dari penjelasan itu, bisa dilihat angka kejadian penyakit asam urat meningkat pada keadaan asam urat tinggi atau hiperurisemia, yaitu lebih dari 9 mg/dL. 
Jadi, tentu saja seseorang akan mudah mengalami penyakit asam urat apabila mengalami kondisi hiperurisemia. 

Namun, dengan kadar asam urat dalam batas normal, yakni kurang dari 7 mg/dL, seseorang masih bisa mengalami penyakit asam urat. 

Oleh karena itu, siapa saja tetap perlu waspada, terutama yang pernah mengalami serangan asam urat. 

Pada masa yang akan datang, risiko mengalami serangan asam urat pada mereka akan lebih besar. 

Dalam Buku Resep Mudah Tetap Sehat (2009) oleh Dr. Handrawan Nadesul, juga dijelaskan bahwa kadar asam urat dalam darah normalnya kurang dari 7 mg/dL pada pria, dan kurang dari 6 mg/dL pada wanita. Di atas nilai tersebut, kadar asam urat seseorang terbilang abnormal. 

Memang tidak semua orang dengan asam urat tinggi pasti kena penyakit asam urat atai gout atau pirai. Namun, lebih dari 95% kasus gout, dilaporkan asam uratnya di atas normal. 

Selain gangguan metabolisme purin, asam urat darah juga dapat meninggi pada kondisi kesehatan berikut: 

  • Kanker darah leukemia 
  • Penyakit kelebihan sel darah merah polycytaemia 
  • Kelenjar gondok terlampau aktif (hyperthyroidism) 
  • Darah tinggi 
  • Keracunan timbel (lead) 
  • Mengonsumsi obat darah tinggi golongan thiazide, obat antidemam golongan salisilat 
  • Kegemukan 

Kadar asam urat dalam darah yang tinggi untuk waktu lama akan tersangkut di jaringan-jaringan tubuh, maupun persendian. 

Di jaringan dan persendian, tumpukan asam urat bakal berubah menjadi kristal urat. Wujud kristal urat menyerupai jarum-jarum berukuran renik yang tampak di bawah mikroskop. 

Kristal ini akan mengendap jika hawa dingin atau oleh proses penekanan. 

Maka dari itu, persendian yang letaknya agak ke permukaan kulit lebih sering terbentuk kristal urat di sana karena dekat terpapar hawa dingin dari luar dan rentan tertekan. 

Selain di jempol kaki, kristal urat kerap ditemukan di beberapa anggota tubuh lain, seperti: 

  • Daun telinga 
  • Siku Bahu 
  • Pergelangan tangan 
  • Lutut 
  • Punggung kaki 
  • Tumit 

Namun tetap, kristal urat paling sering ditemukan di jempol kaki.


Sumber : https://kesehatan.kontan.co.id/news/ini-nilai-kadar-asam-urat-normal-untuk-laki-laki-dan-perempuan?utm_source=dable